Kenapa sarung telah menjadi budaya Nusantara dan tetap sesuai dengan Syari’ah? Itu karena meski tidak ada dalam al-Quran dan Hadits, sarung sesuai dengan 5 hal pokok yang menjadi tujuan pensyariatan hukum Islam.

1. Hifz ad-din: Menjaga agama (menutup aurat dan cocok untuk ibadah)
2. Hifz an-Nafs: Menjaga diri (sehat, bersih dan nyaman dipakai)
3. Hifz al-Aql: Menjaga akal (cocok juga dipakai saat belajar atau mengajar)
4. Hifz an-nasl: Menjaga keturunan (gak sembarangan buka sarung)
5. Hifz al-mal: Menjaga harta (harga terjangkau dan cocok dipakai nongkrong sambil ngopi).

Nah, ternyata pakai sarung itu syar’i kaaann 😄

Tabik,

Nadirsyah Hosen

Login


Khazanah GNH

Komunitas Santri Gus Nadirsyah Hosen

Global Nalar Hakekat
Kompleksitas persoalan kehidupan di abad modern ini meniscayakan terbentuknya sebuah komunitas, dimana anggota dari berbagai latarbelakang agama dan budaya, bisa saling belajar layaknya para santri, di sebuah rumah virtual bersama: Khazanah GNH

Khazanah GNH
Komunitas santri yang berwawasan global, mengindentifikasi beragam persoalan dan isu-isu aktual, dengan mengembangkan nalar yang sehat, bukan atas dasar keberpihakan politik sesaat, tapi melalui diskusi (kajian dan ngaji) akan hakikat kemanusiaan dan kehidupan. Dengan cara ini peradaban manusia yang tercabik-cabik dirajut kembali dengan keluhuran budi dan qalbu guna menebar rahmat dan kasih sayang pada semesta.”

Sudah terdaftar?