Nadirsyah Hosen's articles

  1. Tafsir
Memahami al-Quran jangan hanya lewat terjemahan, bisa berbahaya karena boleh jadi ada kesan ayatNya bertentangan. Contoh: ‎وَيَا آدَمُ اسْكُنْ أَنْتَ وَزَوْجُكَ الْجَنَّةَ فَكُلَا مِنْ حَيْثُ شِئْتُمَا وَلَا تَقْرَبَا هَٰذِهِ الشَّجَرَةَ فَتَكُونَا مِنَ الظَّالِمِينَ (Dan Allah berfirman): “Hai Adam bertempat tinggallah kamu dan isterimu di surga serta makanlah olehmu berdua (buah-buahan) di mana saja yang kamu […]
  1. Akhlak
Imam Tajuddin As-Subki dalam kitabnya Thabaqat Syafi’iyah al-Kubra (5/268) menceritakan kisah sbb: . وَقيل إِنَّه لم يظْهر شَيْئا من تصانيفه فِي حَيَاته وَجَمعهَا فِي مَوضِع فَلَمَّا دنت وَفَاته قَالَ لمن يَثِق بِهِ الْكتب الَّتِي فِي الْمَكَان الْفُلَانِيّ كلهَا تصنيفي وَإِنَّمَا لم أظهرها لِأَنِّي لم أجد نِيَّة خَالِصَة فَإِذا عَايَنت الْمَوْت وَوَقعت فِي النزع فَاجْعَلْ يدك […]
  1. Artikel ISNET
Nadirsyah Hosen (Alumni Fakultas Hukum Northern Territory University, Australia) Media Indonesia, Senin, 29 April 2002 DI tengah bayang-bayang krisis konstitusi (constitutional crisis) akibat ketidakpuasan sejumlah kelompok terhadap proses amendemen UUD 1945, koalisi organisasi nonpemerintah (ornop) yang bertemu dengan Ketua MPR M Amien Rais, beberapa hari yang lalu, mengajukan usulan terobosan. Mereka mengusulkan, sebagaimana dilaporkan media […]
  1. Artikel ISNET
Copyright © 1999-2002 Media Indonesia. All rights reserved. Rabu, 23 Oktober 2002 ‘DALAM hal ihwal kegentingan yang memaksa’, begitu bunyi Pasal 22 UUD 1945, ‘Presiden berhak menetapkan peraturan pemerintah sebagai pengganti undang-undang’. Pasal ini memberikan dasar kepada pemerintah untuk mengeluarkan dua Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu) tentang Antiterorisme. Kedua perpu tersebut, masing-masing Perpu tentang Pemberantasan […]
  1. Artikel ISNET
Copyright © 1999-2002 Media Indonesia. All rights reserved. Senin, 23 September 2002 AMERIKA SERIKAT sedang bersiap-siap menabuh genderang perang kembali. Kali ini target sasarannya adalah Irak yang dianggap tidak mematuhi resolusi dan sanksi PBB yang telah berlangsung selama dua belas tahun. Niat pemerintah Amerika Serikat tersebut rupanya kurang mendapat sambutan dari para sekutunya. Bukan saja […]
  1. Artikel ISNET
KOLOM: GATRA 1 APRIL 2006 JARINGAN Islam Liberal (JIL) akhir pekan lalu memperingati ulang tahun kelima. Sejak kelahiran JIL, 2001, Ulil Abshar-Abdalla dan kawan-kawan, yang sejatinya hendak mengembangkan pemahaman Islam bercorak liberal, kerapkali memicu kontroversi. Berbeda dengan model pembaruan Islam yang dicanangkan Harun Nasution (1919-1998) dan Nurcholish Madjid (1939-2005), JIL bukan lahir dari gerakan kampus. […]
  1. Artikel ISNET
Secara garis besar ada dua kelompok dalam Islam: mereka yang memahami teks-teks suci dengan pendekatan tekstual atau lebih condong untuk berpegang pada bunyi teks (untuk mudahnya kini disebut sebagai islam fundamentalis atau isfun); dan mereka yang lebih cenderung memahami teks dengan mempertimbangkan konteks dari teks-teks suci tersebut (untuk sederhananya kini disebut dengan islam liberal atau […]
  1. Artikel ISNET
Dear all, Obrolan kita beberapa hari ini dari “fahuwa mazhabi”-nya Imam Syafi’i sampai soal anti-mazhab membuat saya teringat akan debat klasik antara mereka yang memulai kajiannya dari “atas” dan mereka yang memulainya dari “bawah”. Yang saya maksud memulai dari “atas” adalah memulai kajian dengan menelaah al-Qur’an dan Hadis baru kemudian terus ke bawah. Sedangkan yang […]

Login


Khazanah GNH

Komunitas Santri Gus Nadirsyah Hosen

Global Nalar Hakekat
Kompleksitas persoalan kehidupan di abad modern ini meniscayakan terbentuknya sebuah komunitas, dimana anggota dari berbagai latarbelakang agama dan budaya, bisa saling belajar layaknya para santri, di sebuah rumah virtual bersama: Khazanah GNH

Khazanah GNH
Komunitas santri yang berwawasan global, mengindentifikasi beragam persoalan dan isu-isu aktual, dengan mengembangkan nalar yang sehat, bukan atas dasar keberpihakan politik sesaat, tapi melalui diskusi (kajian dan ngaji) akan hakikat kemanusiaan dan kehidupan. Dengan cara ini peradaban manusia yang tercabik-cabik dirajut kembali dengan keluhuran budi dan qalbu guna menebar rahmat dan kasih sayang pada semesta.”

Sudah terdaftar?