Kehidupan

  1. Ummat
Karikatur itu “penggambaran suatu objek konkret dengan cara melebih-lebihkan ciri khas objek tersebut.” Jadi, objek yang mau dikarikaturkan itu harus sesuatu yang konkret sehingga meskipun diotak-atik objeknya, orang lain akan tetap mengenali objek tersebut. Hidungnya bisa dipanjangkan, rambutnya bisa dibikin lebih kribo, atau mulutnya bisa lebih dower. Namun yang melihat objek karikatur tetap tahu siapa […]
  1. Internasional
Jum’at, 31 Januari 2020 13:25 WIB Konferensi Internasional Al-Azhar menghasilkan sejumlah rumusan terkait pembaharuan pemikiran Islam. Ada 29 rumusan yang dibacakan oleh pemimpin tertinggi Al-Azhar, Grand Syeikh Prof. Dr. Ahmed Thayyib. Delegasi Indonesia terdiri dari Prof. Dr. H. Din Samsudin, Prof Dr. KH. Quraish Shihab, Dr. TGB. H. Muhammad Zainul Majdi dan Dr. H. Muhklis […]
  1. Ibadah
Membanjir kelompok zikir, dan banyak yang minta diberikan doa dan wirid, serta kesalehan seseorang diukur dari rajin ibadahnya. Kajian fiqh menjadi seolah terpinggirkan. Umat lebih mengenal ahli ibadah ketimbang ahli fiqh. Di saat seperti ini, saya membaca kitab al-Faqih wal Mutafaqqih karya Imam al-Khatib al-Baghdadi, seorang sejarawan klasik yang ahli hadits dan ahli fiqh sekaligus. […]
  1. Ummat
Siang terik panas, seorang reporter tv mewawancarai Ojol yang sedang memperhatikan hapenya menunggu orderan. “Maaf, Mas. Boleh tanya sebentar? Saya dari stasiun tv (menyebut tempat dia bekerja).” “Iya boleh” jawab Mas Ojol dg ramah. “Bagaimana tanggapan anda soal wacana perpanjangan ijin FPI?” “Menurut saya dibubarkan atau tidaknya itu harus dengan melihat maqashid as-syariah.” Reporter mengernyitkan […]

Login


Khazanah GNH

Komunitas Santri Gus Nadirsyah Hosen

Global Nalar Hakekat
Kompleksitas persoalan kehidupan di abad modern ini meniscayakan terbentuknya sebuah komunitas, dimana anggota dari berbagai latarbelakang agama dan budaya, bisa saling belajar layaknya para santri, di sebuah rumah virtual bersama: Khazanah GNH

Khazanah GNH
Komunitas santri yang berwawasan global, mengindentifikasi beragam persoalan dan isu-isu aktual, dengan mengembangkan nalar yang sehat, bukan atas dasar keberpihakan politik sesaat, tapi melalui diskusi (kajian dan ngaji) akan hakikat kemanusiaan dan kehidupan. Dengan cara ini peradaban manusia yang tercabik-cabik dirajut kembali dengan keluhuran budi dan qalbu guna menebar rahmat dan kasih sayang pada semesta.”

Sudah terdaftar?