Pertarungan apapun, atau halusnya kompetisi itu selayaknya menjadi perlombaan untuk mendapatkan kebaikan sekaligus pengabdian dalam kebaikan. Karena kemenangan di setiap kompetisi tidak bersifat abadi. Semuanya sementara.
Kekalahan pun demikian, seharusnya menjadi kebaikan. Karena kalah tidak sama dengan kehinaan. Dan kalah tidak berarti kejatuhan.
Yang menang, misalnya di politik, tidak otomatis kemuliaan nantinya di mata Allah. Bisa saja menjadi kehinaan kelak. Dan sebaliknya, orang yang kalah, bisa saja justru mulia kelak di MataNya. Karena yang dinilai adalah kebaikannya. Maka, kemenangan harus menjadi kebaikan bagi semua orang, kekalahanpun demikian.
Jika begitu, maka tidak ada artinya sama sekali kesombongan atas kemenangan. Dan tidak ada artinya juga putus asa dan rendah diri atas kekalahan.
Jika yang menang malah menghinakan yang kalah, menyerang tak habis-habisnya yang kalah, justru ia sedang menunggu kerugian kelak. Dan jika yang kalah berbuat sama, akan rugi dua kali ia.
Orang akan diikuti karena kebaikannya tak peduli ia menang, tak peduli ia kalah. Tetap berbuat baik, baik dalam keadaan menang maupun kalah adalah kemenangan yang sesungguhnya. Dan itulah yang akan dikenang.
#KhazanahGNH
#KomunitasSantriGusNadirsyahHosen
#GusNadirsyahHosen
#GusNadir
#SantriGusNadir
#Santri



