Sudah sejak 2005 saya mengasuh pengajian tafsir al-Qur’an di majelis khataman Qur’an di Australia. Pertama kali di kota Brisbane, kemudian seiring kepindahan saya ke kota Wollongong saya pun mengasuh majelis khataman yg sama di kota tsb. Lantas saya pindah ke Melbourne dan meneruskan khidmat saya berbagi pesona dan makna ayat ilahi di kota yang kopinya terkenal enak ini 🙂

Banyak yang menyangka karena saya 19 tahun tinggal di luar negeri maka sikap dan pandangan saya sangat “barat” padahal di sini saya menebarkan islam yang rahmatan lil alamin di bumi allah ini. Hidup bukan sekedar dimana kita tinggal, tapi lebih pada apa yang bisa kita lakukan utk mengabdi pada ilmu dan umat. Timur dan barat tidaklah penting selama kita bisa mendapati wajah ilahi dimanapun kita berada.

Bulan lalu saya membahas surat Maryam dari ayat 1 – 15 berkisah ttg Nabi Zakariya dan Nabi Yahya. Pengajian lesehan ini santai dan rame ditingkahi suara anak-anak maupun suara gelak tawa jamaah. Tidak perlu rumit dan ruwet kan untuk menikmati pesona dan makna al-Qur’an?

Sudah banyak yang mengusulkan agar dibuat website khusus yeng mengoleksi tulisan-tulisan saya di facebook serta berbagai rekaman ceramah saya. Juga bisa dilakukan tanya jawab ataupun pengajian jarak jauh yg bisa disiarkan ke manca negara. Tapi sayang belum terlaksana karena saya bukan pakarnya IT dan saya selalu sungkan untuk menyusahkan kawan-kawan. Mudah-mudahan suatu saat saya bisa buat website tersebut.

Btw, ini rekaman audio Tafsir QS Maryam: ayat 1 sd 15. Siapa tahu ada kawan-kawan jamaah fesbukiyah yang berkenan mendengarkannya sambil menikmati indahnya malam minggu.

Contributor
Tidak Ada Komentar
Berikan komentar Batal
Comments to: Tafsir QS Maryam: Ayat 1 sd 15

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Attach images - Only PNG, JPG, JPEG and GIF are supported.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Login


Khazanah GNH

Komunitas Santri Gus Nadirsyah Hosen

Global Nalar Hakekat
Kompleksitas persoalan kehidupan di abad modern ini meniscayakan terbentuknya sebuah komunitas, dimana anggota dari berbagai latarbelakang agama dan budaya, bisa saling belajar layaknya para santri, di sebuah rumah virtual bersama: Khazanah GNH

Khazanah GNH
Komunitas santri yang berwawasan global, mengindentifikasi beragam persoalan dan isu-isu aktual, dengan mengembangkan nalar yang sehat, bukan atas dasar keberpihakan politik sesaat, tapi melalui diskusi (kajian dan ngaji) akan hakikat kemanusiaan dan kehidupan. Dengan cara ini peradaban manusia yang tercabik-cabik dirajut kembali dengan keluhuran budi dan qalbu guna menebar rahmat dan kasih sayang pada semesta.”

Sudah terdaftar?