Kawan saya, dokter gigi, tanya ke saya soa ini-itu khususnya apakah tindakan pada pasiennya akan membatalkan puasa si pasien.

Saya kemudian menjawab: “Tidak, itu tdk membatalkan puasa.”

Beliau kemudian tanya: “Dalilnya apa Gus? Penjelasannya bagaimana?”

Saya terus jawab begini:

“Kalau saya mau dicabut gigi sama anda dok, apa saya tanya penjelasan dan dalilnya? Enggak kan. Karena saya percaya otoritas anda.”

“Gantian lah. Kalau anda tanya soal agama ke saya, dan anda percaya dg otoritas saya, anda gak akan tanya penjelasan atau dalilnya. Sayalah dalilnya. Anda tinggal percaya atau tidak.”

“Sama dg saya ke ruang praktek. Andalah dalilnya. Saya tinggal percaya saja mau dicabut atau dibor gigi saya. Kalau saya gak percaya anda, saya akan menolak treatment anda dan pergi ke dokter yg lain.”

“Gimana? Fair enough kan?” 😄

Terus dia jawab: “eh bener juga ya Gus!”

Saya tambahi lagi ke beliau:

“Malah saya kalau konsul ke anda harus bayar kan. Masak anda tanya soal hukum islam ke saya maunya gratis. Gak fair lah hahhaha”
😄

Tidak Ada Komentar
Berikan komentar Batal
Comments to: Taqlid itu soal percaya pada otoritas

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Attach images - Only PNG, JPG, JPEG and GIF are supported.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Login


Khazanah GNH

Komunitas Santri Gus Nadirsyah Hosen

Global Nalar Hakekat
Kompleksitas persoalan kehidupan di abad modern ini meniscayakan terbentuknya sebuah komunitas, dimana anggota dari berbagai latarbelakang agama dan budaya, bisa saling belajar layaknya para santri, di sebuah rumah virtual bersama: Khazanah GNH

Khazanah GNH
Komunitas santri yang berwawasan global, mengindentifikasi beragam persoalan dan isu-isu aktual, dengan mengembangkan nalar yang sehat, bukan atas dasar keberpihakan politik sesaat, tapi melalui diskusi (kajian dan ngaji) akan hakikat kemanusiaan dan kehidupan. Dengan cara ini peradaban manusia yang tercabik-cabik dirajut kembali dengan keluhuran budi dan qalbu guna menebar rahmat dan kasih sayang pada semesta.”

Sudah terdaftar?