Morata sudah di depan kiper Arsenal, tapi tendangannya menyamping.

Ada yang sudah siap teken kontrak proyek 1T tapi mendadak dibatalkan.

Ada yang sudah deal jadi Cagub, eh dukungan ditarik salah satu Parpol.

Nah, sekarang kita paham pentingnya makna “husnul khatimah” di ujung kehidupan🙏

Ada yang telah mengusahakan berbagai hal, namun di ujung dia terpeleset dan gagal meraih hasil yang diinginkan.

Ada yang beribadah dengan baik, namun di akhir hayatnya dia terpeleset sehingga wafat dalam keadaan su’ul khatimah.
Na’udzubillah!

Maka tidak perlu membanggakan keislaman dan ibadah kita saat ini karena tidak ada jaminan di akhir hayat nanti kita tidak terpeleset.

Sebaliknya tidak perlu pula kita putus asa akan rahmat dan kasih sayangNya jikalau kita saat ini belum menjadi orang baik dan ibadah masih bolong-bolong, karena boleh jadi di ujung nanti Allah memberi kita petunjuk dan bimbingan serta ampunanNya.

Ibaratnya kita masih bisa menciptakan gol di menit-menit akhir saat injury time.

Walal akhiratu khairul laka minal uwla
(Dan sungguh akhir itu lebih baik dari permulaan).
QS 93:4

Semoga kita bisa istiqamah sampai garis akhir. Amin Ya Rabbal Alamin

Tabik,

Nadirsyah Hosen

Reaksi visitor pada artikel ini.
Tampilkan komentar Sembunyikan komentar
Comments to: Akhir yang baik
  • 11 Januari 2018

    Jika ada kata kata husnul khatimah saya mengingat sebuah kata win win solution . Dimana pemahaman saya adalah bahwa ternyata Islam mengajarkan lebih dari sekedar win win solution. Islam menyelesaikannya dengan husnul khatimah tidak sekedar berbagi kemenangan.
    Salam
    Mohhon maaf pak prof telah lancang mengotori kolom komentar.

    Reply
Write a response

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Attach images - Only PNG, JPG, JPEG and GIF are supported.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Login


Khazanah GNH

Komunitas Santri Gus Nadirsyah Hosen

Global Nalar Hakekat
Kompleksitas persoalan kehidupan di abad modern ini meniscayakan terbentuknya sebuah komunitas, dimana anggota dari berbagai latarbelakang agama dan budaya, bisa saling belajar layaknya para santri, di sebuah rumah virtual bersama: Khazanah GNH

Khazanah GNH
Komunitas santri yang berwawasan global, mengindentifikasi beragam persoalan dan isu-isu aktual, dengan mengembangkan nalar yang sehat, bukan atas dasar keberpihakan politik sesaat, tapi melalui diskusi (kajian dan ngaji) akan hakikat kemanusiaan dan kehidupan. Dengan cara ini peradaban manusia yang tercabik-cabik dirajut kembali dengan keluhuran budi dan qalbu guna menebar rahmat dan kasih sayang pada semesta.”

Sudah terdaftar?