Mengapa seorang santri dan lulusan Fakultas Syari’ah memilih meneruskan sekolahnya ke Australia? Bagaimana perjuangannya mendapat beasiswa? Inilah buku #KiaiUjangdiNegeriKanguru

Dikemas dalam bentuk kisah yang mendebarkan, buku ini menyodorkan sejumlah problematika hukum Islam yang ditemui Ujang saat kuliah di Pasca Sarjana University of Queensland. Berbagai persoalan itu tidak ditemuinya sewaktu nyantri di tanah air. Ujang menjawabnya dengan merujuk kepada khazanah perbandingan mazhab yang luar biasa.

Buku ini juga menceritakan hubungan khusus Ujang dengan guru tasawufnya, seorang tukang martabak di Ciputat, yang tetap “hadir” dalam kehidupan Ujang di negeri Kanguru.

Membeli buku ini, pembaca akan melihat bagaimana fiqh dan tasawuf dipadukan dalam kisah perjalanan menggetarkan seorang santri ndeso di luar negeri.

Harga diskon selama Pra Order Rp 67.200 Bisa langsung dipesan pada link ini:

http://bit.ly/POBukuKiaiUjang

Setelah memesan, ikuti juga undian untuk mendapatkan hoodie keren di link ini:

http://bit.ly/UndianPOKiaiUjang

Tabik,

Nadirsyah Hosen

Tidak Ada Komentar
Berikan komentar Batal
Comments to: Kiai Ujang di Negeri Kanguru

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Attach images - Only PNG, JPG, JPEG and GIF are supported.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Login


Khazanah GNH

Komunitas Santri Gus Nadirsyah Hosen

Global Nalar Hakekat
Kompleksitas persoalan kehidupan di abad modern ini meniscayakan terbentuknya sebuah komunitas, dimana anggota dari berbagai latarbelakang agama dan budaya, bisa saling belajar layaknya para santri, di sebuah rumah virtual bersama: Khazanah GNH

Khazanah GNH
Komunitas santri yang berwawasan global, mengindentifikasi beragam persoalan dan isu-isu aktual, dengan mengembangkan nalar yang sehat, bukan atas dasar keberpihakan politik sesaat, tapi melalui diskusi (kajian dan ngaji) akan hakikat kemanusiaan dan kehidupan. Dengan cara ini peradaban manusia yang tercabik-cabik dirajut kembali dengan keluhuran budi dan qalbu guna menebar rahmat dan kasih sayang pada semesta.”

Sudah terdaftar?