Gus, apakah umat Islam sdg terkepung? | Iya terkepung oleh perasaan kita sendiri yg kalah scr politik-ekonomi

Gus, mengapa non-Muslim sering melecehkan agama kita? | Karena prilaku kita pun sudah melecehkan nilai etis yg diajarkan Rasul

Gus, apa benar ulama kita sedang dikriminalisasi? | Rasul blg: kalau anakku mencuri pun aku potong tangannya. Ulama tdk kebal hukum

Gus, tapi mengapa mrk menghina umat Islam? | Tidak ada kata-kata hinaan yg ngefek kecuali kita sendiri yg mengijinkannya masuk ke hati kita

Gus, boleh gak kita balas saja penghinaan mereka? | Lha terus kalau gitu apa bedanya kita dengan mereka dong?

Gus, kenapa kita harus sabar dg mrk yg membully kita? | Sabar itu bukan kelemahan tapi sebuah kekuatan. Orang sabar itu jenius.

Gus, apa benar PKI sudah bangkit lagi? | Komunis sdh tumbang dan gak laku lagi, apalagi PKI. Mosok takut sama hantu komunis.

Gus, bagaimana kalau kita tegakkan Khilafah? | Khilafah sdh bubar sejak 1924, skr kita punya NKRI. Mosok mau dibubarin lagi

Gus, bukannya memilih imam shalat saja harus seiman, apalagi milih Gubernur? | Tugas Gubernur bukan jd imam shalat tapi pelayan rakyat. Mikirrr

Gus, pilkada ini gimana? | Sik..sik..ini sdh masa tenang, gak usah bahas itu lagi, biar pada jernih memilih

Gus, knp non-Muslim jd pengusaha & penguasa diprotes? | Mrk yg kerdil selalu protes atas keberhasilan org lain, bukan belajar utk lebih hebat

Gus, kenapa byk yg percaya berita hoax? | Naluri kita itu percaya dg berita yg INGIN kita percayai, meskipun hoax. Mari kontrol diri

Gus, kenapa umat Islam kok sensi dan sumbu pendek yah? | Yang panjang akal dan hatinya lapang gak akan mudah ngamukan

Gus, sudah ngopi belum? | Lha sampeyan sih nanya yg susah2 terus dari tadi, kopiku jadi dingin deh

Tabik,

Nadirsyah Hosen
Rais Syuriah PCI Nahdlatul Ulama Australia – New Zealand dan Dosen Senior Monash Law School

Reaksi visitor pada artikel ini.
Tampilkan komentar Sembunyikan komentar
Comments to: Anda bertanya, Nadir menjawab (1)
  • 26 Februari 2017

    Assalamualaikum, Gus. Request dong Gus, mbahas ttg riba & ekonomi syariah. Bagaimana hukumnya orang2 islam yg kerja di perbankan konvensional. Matur nuwun, Gus.

    Reply
Write a response

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Attach images - Only PNG, JPG, JPEG and GIF are supported.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Login


Khazanah GNH

Komunitas Santri Gus Nadirsyah Hosen

Global Nalar Hakekat
Kompleksitas persoalan kehidupan di abad modern ini meniscayakan terbentuknya sebuah komunitas, dimana anggota dari berbagai latarbelakang agama dan budaya, bisa saling belajar layaknya para santri, di sebuah rumah virtual bersama: Khazanah GNH

Khazanah GNH
Komunitas santri yang berwawasan global, mengindentifikasi beragam persoalan dan isu-isu aktual, dengan mengembangkan nalar yang sehat, bukan atas dasar keberpihakan politik sesaat, tapi melalui diskusi (kajian dan ngaji) akan hakikat kemanusiaan dan kehidupan. Dengan cara ini peradaban manusia yang tercabik-cabik dirajut kembali dengan keluhuran budi dan qalbu guna menebar rahmat dan kasih sayang pada semesta.”

Sudah terdaftar?