Anda semangat ingin membela al-Qur’an? Yuk kenali al-Qur’an lebih jauh. Al-Qur’an bukan hanya soal politik apalagi soal unjuk rasa, al-Qur’an sejatinya adalah kalam cinta ilahi. Mengapa tidak kita dekati dengan cinta?

Kamu mau gak dicintai PAKAI al-Qur’an? Mauuu kannn…kita ber-“gombal ria” pakai al-Qur’an yuk. Siapa tau ada yang klepek-klepek

**

Kamu percik surat al-Fajr, aku gemerlap surat al-Layl. Dari pagi hingga malam, Allah jaga cinta kita 😍

Kamu al-Muzammil, aku lah al-Mudatstsir. Dalam selimut cinta yang Allah sediakan kita merebahkan diri 🙏

Kamu surat an-Najm, dan aku surat al-Buruj. Kumpulan bintang pun tersenyum melihat ketulusan cinta kita 💕

Kamu surat al-Qamar, dan aku surat al-Syams. Saat kita berjamaah, rembulan dan mentari cinta kita bersujud pada Sang Maha Cinta 🌹

Kamu protes bagai surat al-Mujadalah, namun segera hening ketika surat al-Rahman yang ku baca memeluk dan memadamkan bara di hatimu 🙏

Ujian kehidupanmu bagaikan surat al-Mumtahanah, namun surat al-Sajdah membawa kita untuk sujud bersama 

Engkaulah perhiasan dalam surat al-Zukhruf, dan aku segera mengajakmu masuk ke bilik al-Hujurat 😍

Janganlah bermuka masam seperi surat ‘Abasa, jadilah surat Alam Nasyrah agar lapang hatimu duhai adinda 😍

Cintaku itu bukti yang nyata seperti surat al-Bayyinah. Tak sanggup angin kencang menerbangkannya seperti surat al-Zariyat 🙏

Kisah kita penuh cerita seperti surat al-Qasas, dan semoga bertahan sampai akhir surat al-Qiyamah 👍

Cintaku tulus seperti surat al-ikhlas, dan cintamu terus merambat naik menuju yang paling tinggi seperti surat al-A’la 🙏

Kamu mulai dengan a’uzubillah, aku akhiri dg shadaqallahul azhim. Dia yang melindungi, Dia pula yang akan membenarkan ayat cintaNya kepada kita 🙏

**

Monggo kalau ada yang mau meneruskan ber-asyik-masyuk dengan surat al-Qur’an 😄🙏

Contributor
Reaksi visitor pada artikel ini.
Tampilkan komentar Sembunyikan komentar
Comments to: Berasyik-masyuk dengan al-Qur’an
  • 27 Desember 2016

    Gus, dalem nembe kenal al ibriz 3 bulan niki (alhamdulillah wonten ingkang versi huruf latin, sebab dalem mboten faham jawi pegon). Kok ndilalah dalem langkung sreg katimbang versi tafsir bhs indo (versi MUI?)
    Anu, mbok bilih wonten referensi ingkang sejenis al ibriz (bhs jawa tp dgn huruf latin), kepareng nyuwun share gus? Dalem mboten pernah mondok, dados kirang faham ttg teks2 mekaten…

    Pangapunten & maturnuwun,
    Puguh Nurianto
    wa & line: 085788270114
    [email protected]

    Reply
  • 1 Januari 2019

    Kamu falaq aku binnas. Yng saling menyembuhkan

    Reply
Write a response

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Attach images - Only PNG, JPG, JPEG and GIF are supported.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Login


Khazanah GNH

Komunitas Santri Gus Nadirsyah Hosen

Global Nalar Hakekat
Kompleksitas persoalan kehidupan di abad modern ini meniscayakan terbentuknya sebuah komunitas, dimana anggota dari berbagai latarbelakang agama dan budaya, bisa saling belajar layaknya para santri, di sebuah rumah virtual bersama: Khazanah GNH

Khazanah GNH
Komunitas santri yang berwawasan global, mengindentifikasi beragam persoalan dan isu-isu aktual, dengan mengembangkan nalar yang sehat, bukan atas dasar keberpihakan politik sesaat, tapi melalui diskusi (kajian dan ngaji) akan hakikat kemanusiaan dan kehidupan. Dengan cara ini peradaban manusia yang tercabik-cabik dirajut kembali dengan keluhuran budi dan qalbu guna menebar rahmat dan kasih sayang pada semesta.”

Sudah terdaftar?