Sebagai pecinta ilmu tentu saja Khalifah al-Makmun (786-833 M), Khalifah ke-7 Abbasiyah, dipuji para ilmuwan. Namun al-Makmun pada saat yang sama hendak menegakkan otoritas keagamaan yang dimiliki khalifah. Sebagai seorang rasionalis, dia cenderung pada pemikiran Muโtazilah. Dan al-Makmun tidak bisa menahan godaan untuk memaksa para ulama tradisional agar memiliki paham yang sama dengannya. Maka muncullah persitiwa mihnah, yaitu semacam tes keagamaan dimana mereka yang memiliki paham berbeda akan dipersekusi oleh negara.
Pangkal persoalan ada pada perdebatan ilmu kalam: apakah kalamullah yang berbentuk mushaf al-Qurโan itu qadim atau hadits (baru diciptakan dan karenanya dianggap sebagai makhluk). Para ulama Ahlus Sunnah wal Jamaโah berpendapat al-Qurโan itu qadim, sedangkan Muโtazilah berpendapat al-Qurโan itu makhluk.
Kalau ditarik ke belakang, perdebatan ini muncul akibat perbedaan kedua kelompok ini dalam memahami apakah Allah memiliki sifat atau tidak. Bukan pada tempatnya di sini kalau saya jelaskan panjang lebar soal ini. Kita kembali fokus pada masalah mihnah.
Imam Thabari menuliskan ulang surat Khalifah al-Makmun yang memerintahkan dikumpulkannya para ulama dan diinterogasi apakah mereka berpendapat al-Qurโan itu qadim atau makhluk. Sesiapa yang menjawab makhluk, maka amanlah dia. Sementara sesiapa yang menjawab qadim, habislah dia disiksa. Surat lengkap Khalifah al-Makmun kepada Ishaq bin Ibrahim yang memulai mihnah ini bisa dibaca di Tarikh Thabari, juz 8/361-345.
Maka bisa kita simpulkan, Khalifah al-Makmun bukan hanya hendak menegakkan otoritas keilmuan tapi juga otoritas keagamaan sebagai khalifah. Dia memaksakan pahamnya dan ulama harus mengikutinya. Inilah sebabnya para ulama tradisional banyak yang tidak suka dengan al-Makmun. Salah satu yang ngotot bertahan dengan pendapat al-Qurโan itu qadim adalah Imam Ahmad bin Hanbal. Peristiwa mihnah ini bisa dibaca lebih jauh di Al-Bidayah wan Nihayah karya Ibn Katsir, juz 10/298.
Kalau di masa Khalifah al-Maโmun ada peristiwa mihnah, dimana para ulama Sunni disiksa akibat mempertahankan keyakinannya yang berbeda dengan Muโtazilah, maka sebenarnya pada masa Khalifah Abbasiyah ke 25, yaitu al-Qadiri (947-1031 M) diterbitkan dokumen keyakinan aqidah Sunni. Namanya al-Iโtiqad al-Qadiri.
Naskah al-Iโtiqad al-Qadiri ini kabarnya ditulis oleh Abu al-Hasan Ahmad al-Karaji, dipersembahkan untuk Khalifah al-Qadir. Naskah ini sering dibacakan ulang di masjid Baghdad bahkan setelah al-Qadir wafat, yaitu pada periode anaknya, Khalifah al-Qaim. Konteksnya pada kedua periode Khalifah terjadi pertarungan teologis dan politis dengan kelompok Syiโah dan Muโtazilah.
Ibn Katsir mengatakan doktrin ini berdasarkan thariqah ulama salaf. Saya cenderung sepakat dengan ini, meskipun belakangan para tokoh โsalafโ menganggap doktrin ini gak cuma mengakomodir mazhab salaf tapi juga Ahlus Sunnah wal Jamaโah. Namun seperti saya bahas di bawah ini, Asyโariyah juga ikut kena โsamberโ dalam doktrin al-Iโtiqad al-Qadiri. Makanya doktrin lebih beraroma aqidah salaf.
Doktrin aqidah ini berisikan keyakinan pada mazhab Salaf, dan menyerang keyakinan kaum Muโtzailah, Syiโah dan juga Asyโariyah. Misalnya mengenai sifat Allah, ini berbeda dengan pendapat Muโtazilah. Naskah Iโtiqad al-Qadiri menegaksan siapa yang mengatakan kalamullah itu makhluq (diciptakan) maka dia kafir dan darahnya halal. Posisi teologis Khalifah al-Qadiri dalam naskah ini jelas berbeda dengan posisi Khalifah al-Makmun dengan mihnah-nya.
Mengenai taโwil terhadap sifat Allah, hal itu dilarang oleh Khalifah al-Qadiri, dan ini berbeda dengan keyakinan Asyโariyah. Sifat dan atribut Allah diterima secara haqiqat oleh Iโtiqad al-Qadiri bukan secara majaz atau metafor. Jadi, ayat yang bicara mengenai tangan dan wajah Allah serta istiwa di Arsy diterima tanpa taโwil. Sementara itu Asyโariyah menerima sifat Allah tapi kemudian menakwilnya dengan mengatakan โtanganโ Allah itu bukan berarti Allah sama dengan manusia yang memiliki tangan, karenanya tangan ini ditakwil: maksudnya adalah kekuasaan Allah.
Kemudian naskah al-Iโtiqad al-Qadiri juga menyebutkan kewajiban mencintai Sahabat Nabi, Khulafa ar-Rasyidin dan menghormati Siti Aisyah. Pernyataan ini jelas ditujukan kepada kelompok Khawarij dan juga Syiโah. Kelompok Khawarij mengkafirkan sjeumlah sahabat Nabi yang terlibat dalam peristiwa tahkim atau arbitrase antara Imam Ali dan Muโawiyah. Sebagian dari kelompok Syiโah kerap kali mencaci sahabat Nabi akibat tidak memberikan hak Imam Ali bin Abi Thalib sebagai washi Nabi Muhammad. Mereka juga mencaci Siti Aisyah yang sempat terlibat dalam perang jamal dengan Imam Ali. Naskah Iโtiqad al-Qadiri ini menegaskan kewajiban untuk mencintai para sahabat dan istri Nabi.
Menarik bahwa doktrin aqidah al-Qadiri ini juga menyatakan hanya boleh menyebut tentang Khalifah Muโawiyah hal yang baik-baik saja. Ini bertentangan dengan tradisi kekhilafahan Abbasiyah yang kerap mengecam dan melaknat Muโawiyah dan keluarga Umayyah. Misalnya kitab Tarikh al-Thabari mencatat pada tahun 284 H diberitakan bahwa dokumen yang melaknat Mu’awiyah atas perintah Khalifah al-Mu’tadhid akan dibacakan di masjid selepas shalat Jum’at. Nah, dokumen al-Iโtiqad Khalifah al-Qadiri memiliki sikap yang berbeda.
Mengenai Iman, doktrin keyakinan al-Qadiri ini menyatakan iman itu berupa keyakinan dakam hati, ucapan dan tindakan. Ini berarti berbeda dengan kaum Murjiโah yang menyatakan iman itu hanya keyakinan hati dan lisan saja. Karena aspek amal tidak masuk dalam kategori iman menurut Murjiโah, maka iman itu tidak akan bertambah atau berkurang. Padahal al-iโtiqad al-Qadiri menegaskan bahwa iman itu bisa bertambah dan berkurang.
Dan sejak alinea awal al-Iโtiqad al-Qadiri ini menegaskan bahwa ini adalah keyakinan aqidah Umat Islam dan siapa yang memiliki keyakinan berbeda dengan naskah ini dianggap fasiq dan kafir.
Naskah al-Iโtiqad al-Qadiri ini disebutkan oleh Ibn al-Jawzi dalam kitabnya al-Muntazham fi Tarikh al-Muluk wa al-Umam (15/279). Dimana naskah ini dibacakan ulang pada tahun 433 H di masa Khalifah al-Qaim. Akibat naskah ini banyak tokoh Muโtazilah, Syiโah dan sekte lainnya yang dianggap pelaku bidโah kemudian diburu dan dihukum serta diusir. Sejarah Mihnah terulang kembali dalam bentuk yang berbeda. Sayangnya literatur Sunni banyak mengungkap tragedi Mihnah di masa al-Makmun, namun tidak banyak mengupas tragedi โmihnahโ di masa al-Qadir. Padahal keduanya senada dan seirama hanya saja alirannya berbeda.
Begitulah kalau masalah perdebatan ilmu kalam atau teologi bercampur aduk dengan persoalan kekuasaan. Kalau doktrin ini mau dipakai kembali oleh penguasa, maka selain mazhab Salaf akan dinyatakan kafir. Entah berapa banyak darah yang akan tumpah. Ngeri!
Tabik,
Nadirsyah Hosen
Catatan: Ini naskah lengkapnya al-Iโtiqad al-Qadiri berdasarkan teks Ibn al-Jawzi, al-Muntazham, Juz 15, halaman 279-282:
โุฃุฎุจุฑูุง ู
ุญู
ุฏ ุจู ูุงุตุฑ ุงูุญุงูุธ ุญุฏุซูุง ุฃุจู ุงูุญุณูู ู
ุญู
ุฏ ุจู ู
ุญู
ุฏ ุจู ุงููุฑุงุก ูุงู ุฃุฎุฑุฌ ุงูุฅู
ุงู
ุงููุงุฆู
ุจุฃู
ุฑ ุงููู ุฃู
ูุฑ ุงูู
ุคู
ููู ุฃุจู ุฌุนูุฑ ุงุจู ุงููุงุฏุฑ ุจุงููููู ูู ุณูุฉ ููู ูุซูุงุซูู ูุงุฑุจุนู
ุงุฆุฉ ุงูุงุนุชูุงุฏ ุงููุงุฏุฑู ุงูุฐู ุฐูุฑู ุงููุงุฏุฑ ููุฑุฆ ูู ุงูุฏููุงู ูุญุถุฑ ุงูุฒูุงุฏ ูุงูุนูู
ุงุก ูู
ู
ู ุญุถุฑ ุงูุดูุฎ ุฃุจู ุงูุญุณู ุนูู ุจู ุนู
ุฑ ุงููุฒูููู ููุชุจ ุฎุทู ุชุญุชู ูุจู ุฃู ููุชุจ ุงููููุงุก ููุชุจ ุงููููุงุก ุฎุทูุทูู
ููู ุฃู ูุฐุง ุงุนุชูุงุฏ ุงูู
ุณูู
ูู ูู
ู ุฎุงููู ููุฏ ูุณู ูููุฑ
โูููุ ูุฌุจ ุนูู ุงูุฅูุณุงู ุฃู ูุนูู
ุฃู ุงููู ุนุฒ ูุฌู ูุญุฏู ูุง ุดุฑูู ูู ูู
ููุฏ ููู
ูููุฏ ููู
ููู ูู ูููุง ุฃุญุฏ ูู
ูุชุฎุฐ ุตุงุญุจู ููุง ููุฏุง ููู
ููู ูู [ุดุฑูู] ูู ุงูู
ูู ููู ุฃูู ูู
ูุฒู ูุขุฎุฑ ูุง ูุฒุงู ูุงุฏุฑ ุนูู ูู ุดูุก ุบูุฑ ุนุงุฌุฒ ุนู ุดูุก ุฅุฐุง ุฃุฑุงุฏ ุดูุฆุง ูุงู ูู ูู ููููู ุบูู ุบูุฑ ู
ุญุชุงุฌ ุฅูู ุดูุก ูุง ุงูู ุฅูุง ูู ุงูุญู ุงููููู
ูุง ุชุฃุฎุฐู ุณูุฉ ููุง ููู
ูุทุนู
ููุง ูุทุนู
ูุง ูุณุชูุญุด ู
ู ูุญุฏู ููุง ูุฃูุณ ุจุดูุก ููู ุงูุบูู ุนู ูู ุดูุก ูุง ุชุฎููู ุงูุฏููุฑ ูุงูุฃุฒู
ุงู ูููู ุชุบูุฑู ุงูุฏููุฑ [ูุงูุฃุฒู
ุงู] ููู ุฎุงูู ุงูุฏููุฑ ูุงูุฃุฒู
ุงู ูุงูููู ูุงูููุงุฑ ูุงูุถูุก ูุงูุธูู
ุฉ ูุงูุณู
ูุงุช ูุงูุฃุฑุถ ูู
ุง ูููุง ู
ู ุฃููุงุน ุงูุฎูู ูุงูุจุฑ ูุงูุจุญุฑ ูู
ุง ูููู
ุง ููู ุดูุก ุญู ุฃู ู
ูุงุช ุฃู ุฌู
ุงุฏ ูุงู ุฑุจูุง/ ูุญุฏู ูุง ุดูุก ู
ุนู ููุง ู
ูุงู ูุญููู ูุฎูู ูู ุดูุก ุจูุฏุฑุชู ูุฎูู ุงูุนุฑุด ูุง ูุญุงุฌุชู ุฅููู ูุงุณุชูู ุนููู ููู ุดุงุก ูุฃุฑุงุฏ ูุง ุงุณุชูุฑุงุฑ ุฑุงุญุฉ ูู
ุง ูุณุชุฑูุญ ุงูุฎูู ููู ู
ุฏุจุฑ ุงูุณู
ูุงุช ูุงูุงุฑุถูู ูู
ุฏุจุฑ ู
ุง ูููู
ุง ูู
ู ูู ุงูุจุฑ ูุงูุจุญุฑ ููุง ู
ุฏุจุฑ ุบูุฑู ููุง ุญุงูุธ ุณูุงู ูุฑุฒููู
ููู
ุฑุถูู
ููุนุงูููู
ููู
ูุชูู
ููุญูููู
ูุงูุฎูู ูููู
ุนุงุฌุฒูู ูุงูู
ูุงุฆูุฉ ูุงููุจููู ูุงูู
ุฑุณููู ูุงูุฎูู ูููู
ุฃุฌู
ุนูู ููู ุงููุงุฏุฑ ุจูุฏุฑุฉ ูุงูุนุงูู
ุจุนูู
ุฃุฒูู ุบูุฑ ู
ุณุชูุงุฏ ููู ุงูุณู
ูุน ุจุณู
ุน ูุงูู
ุจุตุฑ ุจุจุตุฑ ูุนุฑู ุตูุชูู
ุง ู
ู ููุณู ูุง ูุจูุบ ููููู
ุง ุฃุญุฏ ู
ู ุฎููู ู
ุชููู
ุจููุงู
ูุง ุจุขูุฉ ู
ุฎูููุฉ ูุขูุฉ ุงูู
ุฎููููู ูุง ููุตู ุฅูุง ุจู
ุง ูุตู ุจู ููุณู ุฃู ูุตูู ุจู ูุจูู ุนููู ุงูุณูุงู
ููู ุตูุฉ ูุตู ุจูุง ููุณู ุฃู ูุตูู ุจูุง ุฑุณููู ุตูู ุงููู ุนููู ูุณููู
ููู ุตูุฉ ุญููููุฉ ูุง ู
ุฌุงุฒูุฉ ููุนูู
ุฃู ููุงู
ุงููู ุชุนุงูู ุบูุฑ ู
ุฎููู ุชููู
ุจู ุชูููู
ุง ูุฃูุฒูู ุนูู ุฑุณููู ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู
ุนูู ูุณุงู ุฌุจุฑูู ุจุนุฏ ู
ุง ุณู
ุนู ุฌุจุฑูู ู
ูู ูุชูุงู ุฌุจุฑูู ุนูู ู
ุญู
ุฏ ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู
ูุชูุงู ู
ุญู
ุฏ ุนูู ุฃุตุญุงุจู ูุชูุงู ุฃุตุญุงุจู ุนูู ุงูุฃู
ุฉ ููู
ูุตุฑ ุจุชูุงูุฉ ุงูู
ุฎููููู ู
ุฎูููุง ูุฃูู ุฐูู ุงูููุงู
ุจุนููู ุงูุฐู ุชููู
[ุงููู] ุจู ููู ุบูุฑ ู
ุฎููู ูุจูู ุญุงู ู
ุชููุง ูู
ุญููุธุง ูู
ูุชูุจุง ูู
ุณู
ูุนุง ูู
ู ูุงู ุฅูู ู
ุฎููู ุนูู ุญุงู ู
ู ุงูุฃุญูุงู ููู ูุงูุฑ ุญูุงู ุงูุฏู
ุจุนุฏ ุงูุงุณุชุชุงุจุฉ ู
ูู ููุนูู
ุฃู ุงูุฅูู
ุงู ููู ูุนู
ู ูููุฉ ูููู ุจุงููุณุงู ูุนู
ู ุจุงูุฃุฑูุงู ูุงูุฌูุงุฑุญ ูุชุตุฏูู ุจู ูุฒูุฏ ููููุต/ ูุฒูุฏ ุจุงูุทุงุนุฉ ููููุต ุจุงูู
ุนุตูุฉ ููู ุฐู ุฃุฌุฒุงุก
โูุดุนุจ ูุฃุฑูุน ุงุฌุฒุงุฆู ูุง ุฅูู ุงูุง ุงููู ูุฃุฏูุงูุง ุฅู
ุงุทุฉ ุงูุฃุฐู ุนู ุงูุทุฑูู ูุงูุญูุงุก ุดุนุจุฉ ู
ู ุงูุฅูู
ุงู ูุงูุตุจุฑ ู
ู ุงูุฅูู
ุงู ุจู
ูุฒูุฉ ุงูุฑุฃุณ ู
ู ุงูุฌุณุฏ ูุงูุฅูุณุงู ูุง ูุฏุฑู ููู ูู ู
ูุชูุจ ุนูุฏ ุงููู ููุง ุจู
ุงุฐุง ูุฎุชู
ูู ููุฐูู ูููู ู
ุคู
ู ุฃู ุดุงุก ุงููู ูุฃุฑุฌู ุฃู ุฃููู ู
ุคู
ูุง ููุง ูุถุฑู ุงูุงุณุชุซูุงุก ูุงูุฑุฌุงุก ููุง ูููู ุจูู
ุง ุดุงูุง ููุง ู
ุฑุชุงุจุง ูุฃูู ูุฑูุฏ ุจุฐูู ู
ุง ูู ู
ุบูุจ ุนูู ุนู ุฃู
ุฑ ุขุฎุฑุชู ูุฎุงุชู
ุชู ููู ุดูุก ูุชูุฑุจ ุจู ุฅูู ุงููู ุชุนุงูู ููุนู
ู ูุฎุงูุต ูุฌูู ู
ู ุฃููุงุน ุงูุทุงุนุงุช ูุฑุงุฆุถู ูุณููู ููุถุงุฆูู ููู ููู ู
ู ุงูุฅูู
ุงู ู
ูุณูุจ ุฅููู ููุง ูููู ููุฅูู
ุงู ููุงูุฉ ุฃุจุฏุง ูุฃูู ูุง ููุงูุฉ ูููุถุงุฆู ููุง ููู
ุชุจูุน ูู ุงููุฑุงุฆุถ ุฃุจุฏุง ููุฌุจ ุฃู ูุญุจ [ุงูุตุญุงุจุฉ ู
ู] ุฃุตุญุงุจ ุงููุจู ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู
ูููู
ููุนูู
ุฃููู
ุฎูุฑ ุงูุฎูู ุจุนุฏ ุฑุณูู ุงููู ุตููููู ุงูููููู ุนููููููู ููุณููููู
ู ูุฃู ุฎูุฑูู
ูููู
ูุฃูุถููู
ุจุนุฏ ุฑุณูู ุงููู ุตููููู ุงูููููู ุนููููููู ููุณููููู
ู ุฃุจู ุจูุฑ ุงูุตุฏูู ุซู
ุนู
ุฑ ุจู ุงูุฎุทุงุจ ุซู
ุนุซู
ุงู ุจู ุนูุงู ุซู
ุนูููููู ุจููู ุฃูุจูู ุทูุงููุจู ุฑูุถููู ุงูููููู ุนูููููู
ู ููุดูุฏ ููุนุดุฑุฉ ุจุงูุฌูุฉ ููุชุฑุญู
ุนูู ุฃุฒูุงุฌ ุฑุณูู ุงููู ุตููู ุงูููู ุนููููู ูุณูู
ูู
ู ุณุจ ุณูุฏุชูุง ุนุงุฆุดุฉ ุฑุถู ุงููู ุนููุง ููุง ุญุธ ูู ูู ุงูุฅุณูุงู
ููุง ูููู ูู ู
ุนุงููุฉ ุฑุถู ุงููู ุนูู ุฅูุง ุฎูุฑุง ููุง ูุฏุฎู ูู ุดูุก ุดุฌุฑ ุจูููู
ููุชุฑุญู
ุนูู ุฌู
ุงุนุชูู
ุ ูุงู ุงููู ุชุนุงูู: ููุงูููุฐูููู ุฌุงุคู ู
ููู ุจูุนูุฏูููู
ู ูููููููููู ุฑูุจููููุง ุงุบูููุฑู ูููุง ููููุฅูุฎููุงููููุง ุงูููุฐูููู ุณูุจูููููุง ุจูุงููุฅููู
ุงูู ูููุง ุชูุฌูุนููู ููู ูููููุจููุง ุบููููุง ูููููุฐูููู ุขู
ููููุง ุฑูุจูููุง ุฅูููููู ุฑูุคููู ุฑูุญููู
ู ูฅูฉ: ูกู ููุงู ูููู
: ููููุฒูุนููุง ู
ูุง ููู ุตูุฏููุฑูููู
ู ู
ููู ุบูููู ุฅูุฎููุงูุงู ุนููู ุณูุฑูุฑู ู
ูุชููุงุจูููููู ูกูฅ: ูคูง [ูค] ูููุง ูููููููุฑู ุจูุชูุฑููู ุดูููุกู ู
ููู ุงููููุฑูุงุฆูุถู ุบูููุฑู ุงูุตูููุงุฉู ุงููู
ูููุชููุจูุฉู ููุญูุฏูููุง ููุฅูููููู ู
ููู ุชูุฑูููููุง/ ู
ููู ุบูููุฑู ุนูุฐูุฑู ูููููู ุตูุญููุญู ููุงุฑูุบู ุญูุชููู ููุฎูุฑูุฌู ููููุชู ุงูุฃูุฎูุฑูู ูููููู ููุงููุฑู ููุฅููู ููู
ู ููุฌูุญูุฏูููุง ููููู ุตููููู ุงูููููู ุนููููููู ููุณููููู
ู ุจููููู ุงููุนูุจูุฏู ููุงููููููุฑู ุชูุฑููู ุงูุตูููุงุฉู ููู
ููู ุชูุฑูููููุง ููููุฏู ููููุฑู ูููุง ููุฒูุงูู ููุงููุฑูุง ุญูุชููู ููููุฏูู
ู ููููุนููุฏูููุง ููุฅููู ู
ูุงุชู ููุจููู ุฃููู ููููุฏูู
ู ููููุนููุฏู ุฃููู ููุถูู
ูุฑู ุฃููู ููุนููุฏู ููู
ู ููุตูููู ุนููููููู ููุญูุดูุฑู ู
ูุนู ููุฑูุนููููู ููููุงู
ูุงูู ููููุงุฑูููู ููุฃูุจูููู ุจููู ุฎููููู ููุณูุงุฆูุฑู ุงูุฃูุนูู
ูุงูู ูุง ูููููููุฑู ุจูุชูุฑูููููุง ููุฅููู ููุงูู ููููุณูููู ุญูุชููู ููุฌูุญูุฏูููุงุ ุซูู
ูู ููุงูู: ููุฐูุง ูููููู ุฃููููู ุงูุณูููููุฉู ููุงููุฌูู
ูุงุนูุฉู ุงูููุฐูู ู
ููู ุชูู
ูุณูููู ุจููู ููุงูู ุนูููู ุงูุญู ุงูู
ุจูู ูุนูู ู
ููุงุฌ ุงูุฏูู ูุงูุทุฑูู ุงูู
ุณุชููู
ูุฑุฌุง ุจู ุงููุฌุงุฉ ู
ู ุงููุงุฑ ูุฏุฎูู ุงูุฌูุฉ
โุงู ุดุงุก ุงููู ุชุนุงูู ููุงู ุงููุจู ุตูู ุงููู ุนููู ูุณููู
ูุนูู
ุงูุฏููููู ุงููููุตููุญูุฉู ููููู ููู
ููู ููุง ุฑูุณูููู ุงูููููู ููุงูู. ููููู ููููููุชูุงุจููู ููููุฑูุณูููููู ูููุงุฆูู
ููุฉู ุงููู
ูุณูููู
ูููู ููููุนูุงู
ููุชูููู
ู ููููุงูู ุนููููููู ุงูุณูููุงู
ูุ ุฃููููู
ูุง ุนูุจูุฏู ุฌูุงุกูุชููู ู
ูููุนูุธูุฉู ู
ู ุงููู ุชุนุงูู ููู ุฏูููููู ููุฅููููููุง ููุนูู
ูุฉู ู
ููู ุงูููููู ุณููููุชู ุงููู ูุงู ูุจููุง ูุดูุฑ ูุงูุง ูุงูุช ุญุฌุฉ ุนููู ู
ู ุงููู ููุฒุฏุงุฏ ุจูุง ุฅุซู
ุง ููุฒุงุฏ ุจูุง ู
ู ุงููู ุณุฎุทุง ุฌุนููุง ุงููู ูุขูุงุฆู ู
ู ุงูุดุงูุฑูู ูููุนู
ุงุฆู ุฐุงูุฑูู ูุจุงูุณูุฉ ู
ุนุชุตู
ูู ูุบูุฑ ููุง ููุฌู
ูุน ุงูู
ุณูู
ูู.



