Gus Nadir

Mengkaji ISLAM Kontekstual bersama

Gus Nadir

Islam Enjoy Logo
Filsafat

Akhir yang baik

Morata sudah di depan kiper Arsenal, tapi tendangannya menyamping.

Ada yang sudah siap teken kontrak proyek 1T tapi mendadak dibatalkan.

Ada yang sudah deal jadi Cagub, eh dukungan ditarik salah satu Parpol.

Nah, sekarang kita paham pentingnya makna “husnul khatimah” di ujung kehidupan🙏

Ada yang telah mengusahakan berbagai hal, namun di ujung dia terpeleset dan gagal meraih hasil yang diinginkan.

Ada yang beribadah dengan baik, namun di akhir hayatnya dia terpeleset sehingga wafat dalam keadaan su’ul khatimah.
Na’udzubillah!

Maka tidak perlu membanggakan keislaman dan ibadah kita saat ini karena tidak ada jaminan di akhir hayat nanti kita tidak terpeleset.

Sebaliknya tidak perlu pula kita putus asa akan rahmat dan kasih sayangNya jikalau kita saat ini belum menjadi orang baik dan ibadah masih bolong-bolong, karena boleh jadi di ujung nanti Allah memberi kita petunjuk dan bimbingan serta ampunanNya.

Ibaratnya kita masih bisa menciptakan gol di menit-menit akhir saat injury time.

Walal akhiratu khairul laka minal uwla
(Dan sungguh akhir itu lebih baik dari permulaan).
QS 93:4

Semoga kita bisa istiqamah sampai garis akhir. Amin Ya Rabbal Alamin

Tabik,

Nadirsyah Hosen

Nadirsyah Hosen

Rais Syuriah PCI Nahdlatul Ulama Australia-New Zealand dan Dosen Senior Monash Law School. Juga Pengasuh PonPes Ma'had Aly Raudhatul Muhibbin, Caringin Bogor pimpinan DR KH M Luqman Hakim.

This Article Has 1 Comment
  1. Gatot Sugiharto Reply

    Jika ada kata kata husnul khatimah saya mengingat sebuah kata win win solution . Dimana pemahaman saya adalah bahwa ternyata Islam mengajarkan lebih dari sekedar win win solution. Islam menyelesaikannya dengan husnul khatimah tidak sekedar berbagi kemenangan.
    Salam
    Mohhon maaf pak prof telah lancang mengotori kolom komentar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *