Gus Nadir

Mengkaji ISLAM Kontekstual bersama

Gus Nadir

Islam Enjoy Logo
Berita

Inikah Ramadhan Terakhir Kita?

Naskah Khutbah Idul Fitri

Nadirsyah Hosen

Ramadhan berlalu dan kita masih duduk termangu. Apa saja yang telah kita lakukan sebulan yang lalu? Tidakkah kita idamkan agar Ramadhan tahun ini berbeda dengan Ramadhan sebelumnya? Bukankah kita telah berniat agar Ramadhan tahun ini tumbuh kembali spirit cinta kita kepada ilahi?

Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar wa Lillahil Hamd

Ramadhan adalah persembahan seorang hamba kepada Sang Khaliq. Ketika sang Khaliq, dalam sebuah Hadits Qudsi, telah berseru: “Puasa itu untukKu”, maka setiap hamba bergetar saat memasuki Ramadhan. Getaran jiwa yang terus dijaga dan dipelihara selama bulan suci. Ke manakah getaran itu kini ketika Ramadhan telah berakhir?

Banyak yang berdebat menjelang datang dan berakhirnya Ramadhan: bilakah hilal telah terlihat? Namun jarang mereka memahami bahwa hilal juga bisa bermakna metafor: sudah siapkah jiwa kita yang penuh kegelapan tercerahkan oleh munculnya hilal di awal Ramadhan–cahaya untuk menyucikan diri. Maka, hari demi hari di bulan Ramadhan, cahaya hilal perlahan semakin terang benderang hingga puncak purnama di pertengahan Ramadhan.

Selengkapnya mohon disimak pada link di bawah ini:

Nadirsyah Hosen

Rais Syuriah PCI Nahdlatul Ulama Australia-New Zealand dan Dosen Senior Monash Law School. Juga Pengasuh PonPes Ma'had Aly Raudhatul Muhibbin, Caringin Bogor pimpinan DR KH M Luqman Hakim.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *