memahami Quran

  1. Artikel ISNET
1. Meninggalkan Pendekatan Ta’abuddi semata dan mempertimbangkan pendekatan Ta’aqquli. Dalam memahami nash, biasanya kita cenderung melakukannya dengan beranjak pada pendekatan Ta’abbudi (aspek ibadah) semata. Kita sering menemui ungkapan bahwa “Pokoknya begitulah yang tertera dalam nash dan itu yang harus dikerjakan tak boleh lebih-tak boleh kurang.” Saya mengusulkan mari kita geser pendekatan tersebut menjadi setengah ta’abbudi […]
  1. Artikel ISNET
“Menjaga hal yang lama dan di saat yang sama juga beralih kepada hal yang baru yang lebih baik (aslah)” =Al-Qaidah= Kedua dalil ini tidak perlu dipertentangkan, justru keduanya bisa saling isi mengisi. Sebagai contoh, ketika Umar r.a menghakimi pencuri tidak dengan potong tangan karena saat itu musim paceklik, Umar sebenarnya telah memainkan dua dalil tersebut […]
  1. Artikel ISNET
Saya terhenyak! Kasihan benar saudara kita di Bosnia, sudah tertimpa musibah masih juga disebut tak kembali pada Al-Qur’an dan as-Sunnah. Ini namanya blaming the victim! (menyalahkan korban). Kemudian saya teringat bahwa bukankah jargon sakti itu seringkali diulang-ulang kalau kita bicara keadaan nasib umat ini. Kita tertinggal dari Barat karena kita tidak kembali pada kedua peninggalan […]
  1. Artikel ISNET
Setelah Nabi wafat, seketika itu pula kota Madinah bising dengan tangisan ummat Islam; antara percaya – tidak percaya, Rasul Yang Mulia telah meninggalkan para sahabat. Beberapa waktu kemudian, seorang arab badui menemui Umar dan dia meminta, “ceritakan padaku akhlak Muhammad”. Umar menangis mendengar permintaan itu. Ia tak sanggup berkata apa-apa. Ia menyuruh Arab badui tersebut […]
  1. Sufi
Saya memulai catatan pengantar ini dengan membaca Bismillah al-Rahman al-Rahim. Setiap pekerjaan yang kita lakukan dan diawali dengan membaca basmalah, maka kita telah bekerja atas nama Allah, dengan nama Allah dan untuk nama Allah. Maka ku tuliskan catatan pengantar memenuhi permintaan Candra Malik ini dengan mengucap basmalah. Alhamdulillahi Rabb al-‘Alamin. Segala puji bagi Allah, Tuhan […]
  1. Syariah
Sepeninggal Nabi Muhammad SAW, para sahabat dipaksa oleh keadaan untuk berijtihad. Semula mereka tinggal bertanya kepada Nabi, namun wafatnya Nabi membuat para sahabat harus menggali dari al-Qur’an dan Hadis akan jawaban terhadap berbagai kasus baru. Masing-masing dari Khulafa al-Rasyidin telah berijtihad dan tak jarang memantik reaksi dari sahabat lainnya. Umar ibn Abd al-Aziz memberi komentar […]
  1. Tafsir
Selama ini tafsir, hadits dan tarikh adalah tiga disiplin ilmu keislaman yang berbeda. Al-Qur’an terdiri dari 30 juz yang ditafsirkan oleh ribuan jilid kitab tafsir, ribuan hadits Nabi tercatat dalam sembilan kitab hadits utama (kutubut tis’ah) dan kitab hadits sekunder lainnya serta perjalanan hidup Nabi dicatat dengan detil oleh sejumlah kitab sirah nabawiyah. Namun bagaimana […]
  1. Tafsir
“Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka…” Kesalahpahaman akibat kegagalan memahami pesan utuh ayat ini sering terjadi dan berpotensi menimbulkan gesekan sosial di masyarakat yang majemuk seperti di Indonesia. Kita saksikan sebagian saudara kita yang pasang wajah kusam dan angker kepada […]

Login


Khazanah GNH

Komunitas Santri Gus Nadirsyah Hosen

Global Nalar Hakekat
Kompleksitas persoalan kehidupan di abad modern ini meniscayakan terbentuknya sebuah komunitas, dimana anggota dari berbagai latarbelakang agama dan budaya, bisa saling belajar layaknya para santri, di sebuah rumah virtual bersama: Khazanah GNH

Khazanah GNH
Komunitas santri yang berwawasan global, mengindentifikasi beragam persoalan dan isu-isu aktual, dengan mengembangkan nalar yang sehat, bukan atas dasar keberpihakan politik sesaat, tapi melalui diskusi (kajian dan ngaji) akan hakikat kemanusiaan dan kehidupan. Dengan cara ini peradaban manusia yang tercabik-cabik dirajut kembali dengan keluhuran budi dan qalbu guna menebar rahmat dan kasih sayang pada semesta.”

Sudah terdaftar?